Jumat, 17 September 2021

BUDIDAYA BAWANG DAUN

BUDIDAYA BAWANG DAUN


I.  PENDAHULUAN

Daun Bawang adalah salah satu jenis tanaman sayuran dari kelompok tanaman bawang dengan nama latin Allium fistulosum. Ciri-ciri dengan memiliki bentuk yang panjang dan berwarna hijau tua di ujungnya, sedangkan batangnya berwarna hijau muda dengan tekstur sedikit keras.

Daun bawang merupakan jenis sayuran yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, terlebih daun bawang sering digunakan oleh masyarakat sebagai bumbu dapur pelengkap masakan.

Tidak seperti budi daya bawang putih dan bawang merah yang memanfaatkan umbinya untuk diambil hasilnya, bawang daun justru memanfaatkan bagian daunnya untuk dipanen hasilnya. Terdapat tiga jenis bawang daun yang banyak dibudidayakan di Indonesia, yaitu:

  1. Bawang prei atau leek (Allium porum), tidak berumbi dan mempunyai daun yang lebih lebar dibandingkan dengan bawang merah maupun bawang putih, pelepahnya panjang dan liat serta bagian dalam daun berbentuk pipih.
  2. Kucai (Allium schoercoprasum), mempunyai daun kecil, panjang, rongga di dalam daun kecil dan berwarna hijau, serta berumbi kecil.
  3. Bawang bakung atau bawang semprong (Allium fistulosum), berdaun bulat panjang dengan rongga dalam daun seperti pipa, kadang-kadang berumbi.

Bawang daun sendiri cocok untuk ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, yaitu pada ketinggian 250-1500 mdpl. Akan tetapi, biasanya, jika bawang daun ditanam di dataran rendah maka anakan bawang daun yang dihasilkan tidaklah terlalu banyak.

Tanaman ini menghendaki pH netral (6,5-7,5) dengan jenis tanah andosol (bekas lahan gunung berapi) atau tanah lempung berpasir. Selain itu, daerah dengan curah hujan 150-200 mm/tahun dan suhu harian 18-25oC cocok untuk pertumbuhan bawang daun.

 1.1.          Persiapan dan Pengolahan Lahan

          Bawang daun bisa tumbuh di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Bawang daun bisa ditanam di awal musim hujan maupun awal musim kemarau.

Bawang daun memerlukan lahan yang gembur, jadi sebaiknya harus melakukan pengolahan lahan. Pengolahan lahan dilakukan 15-30 hari sebelum tanam.Tahapan pengolahan lahan:

·       Bersihkan areal dari gulma dan batu/kerikil.

·       Olah tanah sedalam 30-40 cm hingga gembur.

·       Buat parit untuk pemasukan dan pengeluaran air.

·       Buat bedengan selebar 80-100 cm, tinggi 30 cm dengan jarak  antar bedengan 25-30 cm.

·       Campur merata dengan tanah, 10 ton/ha pupuk kandang dan ratakan permukaan bedengan.

1.2.          Pembibitan dari Anakan

Rumpun yang akan dijadikan bibit berumur 2,5 bulan dan sehat. Rumpun dibongkar bersama akarnya, bersihkan tanah yang menempel dan akar/daun tua. Pisahkan rumpun sehingga didapatkan beberapa rumpun baru yang terdiri atas 1-3 anakan. Buang sebagian daun. Bibit disimpan di tempat lembab dan teduh selama 5-7 hari.

1.3.          Penanaman

Lubang tanam dibuat pada jarak 20 x 20 cm sedalam 10 cm. Sebelum penanaman, bibit dari persemaian dicabut dengan hati-hati, sebagian akar dan daun dipotong untuk mengurangi penguapan. Tanam bibit dalam lubang dan padatkan tanah di sekitar pangkal bibit pelan-pelan.

1.4.          Pemeliharaan

Penyulaman paling lama 15 hari setelah tanam. Penyiangan gulma dengan cangkul/kored dibarengi dengan pendagiran. Penimbunan bagian bawah batang agar batang bawah daun bawang berwarna putih dan berkualitas prima. Siram 2 kali sehari apabila kekurangan air. Tidak boleh becek/terlalu basah. Pemupukan susulan:

-     Saat tanaman umur 21 hari setelah tanam dengan urea 100 kg/ha

-     Saat tanaman umur 42 hari setelah tanam dengan urea 100 kg/ha

-     Pupuk diberikan di dalamlarikan dengan jarak 5 cm dikiri kanan batang tanaman


Gambar 1. Penyiangan Tanaman Bawang Daun


 

1.1.          Penanggulangan Hama dan Penyakit

Ulat bawang/ulat grayak (Spodoptera exiqua Hbn.) Pengendalian: cara pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan pengendalian kimia dengan Hostathion 40 EC, Orthene 75 SP, Cascade 50 EC atau dengan perangkap ngengat.

Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn.) Pengendalian mekanis: mengumpulkan ulat di malam hari, menjaga kebersihan kebun dan pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae. Pengendalian kimia: umpan beracun yang dipasang di malam hari berupa campuran 250 gram Dipterex 95 Sl 125, 10 kg dedak dan 0,5 gram gula merah dan dilarutkan dalam 10 liter air; Insektisida berupa Dursban 20 EC atau Hostahion 40 EC.

Thrips/kutu loncat/kemeri (Thrips tabbaci Lind.) Pengendalian: pergiliran tanaman bukan Liliaceae; menanam secara serempak; memasang perangkap serangga berupa kertas/dengan insektisida Mesurol 50 WP.

Bercak ungu (Alternaria porri (Ell.) Cif.) Pengendalian: cara perbaikan tata air tanah, pergiliran tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan menggunakan bibit sehat. Fungisida yang digunakan adalah Antracol 70 WP, Dithane M-45, Orthocide 50 WP atau Difolatan 4F.

Busuk daun/embun tepung (Peronospora destructor (Berk.) Casp) Pengendalian: menggunakan benih/bibit sehat, rotasi tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae dan fungisida Dithane M-45, Antracol 70 WP atau Daconil 75 SP.

Busuk leher batang (Bortrytis allii Munn.) Gejala: leher batang menjadi lunak, berwarna kelabu, bentuknya menjadi bengkok dan busuk. Pengendalian: pergiliran tanaman bukan Liliacea, penggunaan benih/bibit sehat, meningkatkan kebersihan kebun dan tanaman dan fungisida Dithane M-45 atau Daconil 75 WP.

Antraknose (Collectotrichum gleosporiodes Penz.) Gejala: daun bawah rebah, pangkal daun mengecil dan tanaman mati mendadak. Pengendalian: menggunakan bibit/benih sehat, perbaikan tata air, rotasi tanaman dengan tanaman bukan Liliaceae, mencabut tanaman yang sakit dan fungisida Antracol 70 WP dan Daconil 75 WP.

1.1.          Panen

Umur Panen 2 bulan setelah tanam. Satu hektar lahan mampu menghasilkan 100 kwintal bawang daun segar. Jumlah anakan maksimal (7-10 anakan), beberapa daun menguning. Seluruh rumpun dibongkar dengan cangkul/kored di sore hari/pagi hari. Bersihkan akar dari tanah yang berlebihan.

Gambar 2. Panen Bawang Daun

1.1.          Pasca Panen

            Bawang daun kumpulkan di tempat yang teduh, dicuci bersih dengan air mengalir/disemprot, lalu ditiriskan. Diikat dengan tali rafia di bagian batang dan daunnya. Berat tiap ikatan 25-50 kg. Daun bawang disortir berdasarkan diameter batang: kecil (1,0-1,4 cm) dan besar (1,5-2 cm). Lalu dicuci dengan air bersih yang mengalir/disemprot dan dikeringanginkan. Ujung daun dipotong sekitar 10 cm. Simpan pada temperatur 0,8-1,4o C sehari semalam untuk menekan penguapan dan kehilangan bobot. Pengemasan di dalam peti kayu 20 x 28 cm tinggi 34 cm yang diberi ventilasi dan alasnya dilapisi busa. Atau di dalam keranjang plastik kapasitas 20 kg.

II.                PENUTUP

Bawang daun adalah salah satu jenis tanaman sayuran yang berpotensi dikembangkan secara intensif dan komersial karena budidayanya sangat mudah dan kebutuhan masyarakat yang sangat rutin dan tinggi

 DAFTAR PUSTAKA

 

www.digilib.unimed.ac.id/.../UNIMED-Undergra

 

https://www.agrikompleks.my.id/2020/03/cara-budidaya-tanaman-daun-bawang-di-rumah.html

 

https://8villages.com/full/petani/article/id/5d71dc733b7c9f1b2c579169

 





 

Rabu, 06 September 2017

Ketika pilihan dirasa salah

Inilah wanita, tak jauh ceritanya adalah seorang lelaki idamannya.

Badan tinggi tegap. Berisi tidak gemuk, hitam tapi manis, dan pastinya tegas

Inisial itu selalu ada. Mulai dari AGS, TW, ALP, SM, Y, MS, I1, RYP, I2, IL, KAR dan berujung di ASB. Dari sekian pilihan hanya mereka yag bisa meluluhlantahkan hati, dan diantaranya lagi, hanya ada 1 yang masih menempel bak perangko dengan lem nya.

Bukan kah dulu pemalu lantas mundur dari AGS

Bukankah dulu ditolak TW lantas tak mampu bertegur sapa

Bukankah gengsi seorang kakak kelas naksir adek kelas cowonya ALP

Bukankah kecewa karena memaksa SM untuk bicara

Bukankah gengsi hanya melihat Y dari status kasta

Lalu tak kapok kah diri ini malu mengatakan sayang kepada MS, I1, RYP???

Tak kapok kah sudah menduakan I2, IL dan diduakan KAR

Menyesal itu berkali kali...

Menyesal tak mengakui cinta sama AGS, MS, I1, RYP. Skrg mereka sudahbahagia dengan istrinya masing2

Menyesal tak tegur sapa sama TW, sampai sayapun telat untuk memperbaikinya. skrg dialah imam yg sesungguhnya. Soleh dan bertanggungjawab dunia akhirat pada anak dan istrinya

Fatal penyesalan itu saat ku menolak cintanya..padahal lebih dari 7 tahun ku menunggu cintanya...nangis darah iya, minta balikan ga bisa, minta maaf pn sudah tak berguna. Skrg dia bahagia dg istri dan anak2nya... Ga bisa ga bisa rela begitu saja... Ini lah satu2nya lelaki yang menjadi lem di badan prangko ku. Jika teringat, ingin rasanya mengulang waktu untuk menjawab iya atas ungkapan puisinya aaaah ...tak tahan lagi jika ku harusmelihatnya berjalan berdua, bersanding dengan anak dan istrinya

Sudah mungkin ku labuhkan pada KAR ... Sosok yg sempurna di kala ku buta. Banyak kurang tapi ku ttap menerima.

Ta ingin menyesal untuk kesekian kalinya lantas ku tak mau melepaskannya. Tapiiii ,, sisi lain akupun takut menyesal krn sudah mempertahankannya.

Jika boleh memilih..aku lebih memilih pergi dan sndiri sampai KAU mengijinkannya.

YaAllah,
waktuku tak banyak untuk memilihnya di sampingku atau meleaskannya begitu saja.

3 bulan lagi yaAllah ya Rahman..


Shalat istiqharahkah?






Kamis, 01 Desember 2016

Ternyata MCU itu menakutkan

Siapa sih yang ga tau MCU?

mungkin bagi yang sudah kerja pernah mengalami MCU.

Awal Nov 2016 saya MCU di jakarta. saya kira prosedurenya akan sama dengan yang sebelumnya. tapi ternyata lebih ketat..hmmm...

berawal dari cek mata yang tak disangka diriku minus 3/4 dan 1/2 dengan silindris 1/2.  tak disangka silindris maksudku :) ,,, kalau minusnya masih sama...hahaaay

oke its ok ... so dont worry.... :)

selanjutnya cek pendengaran... helllooooow .... haha...entahlah ini hasilnya seperti apa.. karena first time loooh....semoga sempurna :)

yang mendebarkan adalah saat ambil darah..oooh M G ... i am so scary ^0^ tapi cukup menahan aja..insha Allah darah ku aman :)

eits lupa,,,sebelumnya juga aku udah tes paru - paru....dan kayanya insha Allah normal..karena kan si aku bukan perokok..

ga asik ya ceritanya...boriiing :(

tes MCU terakhir adalah pemeriksaan dokter... alhmdulillah dokternya wanita...beliau menjelaskan bahwa kulitnya kenapa? ada benjolan? varises? kotoran ditelinga? alergi ?

WHAAATS.... dokter hanya menyarankan agar diperiksa :( ,... okokokok...akan ku periksa..


di akhir November 2016 ku periksakan ke dokter langganan..beliau mengatakan bahwa..penyakit itu datang dari diri sendiri...perhatikan pola makan...perhatikan apa yang bisa diterima tubuh dan apa yang tidak bisa....jaga kebersihan dan percaya bahwa diri kita tidak ada apa - apa...believe our self... :)

maka sekarang saya selalu percaya bahwa atas ijin Allah, saya baik - baik saja.

:)


Sabtu, 19 November 2016

SENYUMAN SEMPURNA HIJABER SAWIT

Manusia memang tidak ada yang sempurna. Tapi Saya selalu ingin SEMPURNA.
Sempurna dari sisi penampilan.
Sempurna dari sisi inner beauty.
Sempurna dari sisi kesuksesan kerja.
Sempurna menggapai mimpi.
Dan Tentunya sempurna dalam mendapatkan pasangan hidup
           
Berhijab adalah suatu anugerah dari tuhan yang harus disyukuri tapi bukan untuk dibanggakan.
Berhijab juga bukan suatu trend yang wajib diikuti tapi dipakai untuk memberikan inspirasi.
Dan perlu diketahui bahwa berhijab tidak akan pernah menghalangi kita untuk tetap selalu tersenyum mengukir mimpi – mimpi menjadi nyata dan sempurna.

Menulis mimpi bukanlah menjadi suatu kesalahan tetapi harus diperjuangkan. Teringat tulisan mimpi Saya saat SMA tahun 2008 silam, salah satunya adalah ingin memiliki hektaran perkebunan. Alhamdulillah luar biasa, tuhan mewujudkan mimpi Saya dengan bentuk dan cara yang berbeda di tahun 2012. Saya diterima menjadi Auditor perkebunan sawit swasta, penempatan Jakarta. Dimana Saya akan ditugaskan ke unit – unit peloksok sawit di seluruh penjuru nusantara.
Hirup pikuk jam kerja di Jakarta bukan lagi sebuah rahasia. Pergi pagi, pulang “Tang Go” sudah menjadi hal yang biasa. Lantas apakah hal ini menjadi kendala Saya? Tentu TIDAK.
Yang Saya maksud pergi pagi disini bukan pukul 6 pagi, bukan pula pukul 7 pagi. Tapi, We know it pukul 5 pagi. Subuh – subuh sudah harus merangkak ke stasiun kereta dan menyisip di himpitan kereta. Tetapi Ingat, penampilan harus tetap PRIMA.
Sebagai muslimah berhijab Saya menyadari bahwa penampilan rambut bukan hal utama tapi walaupun begitu perawatan harus tetap dijaga. Pergi pagi langsung berhijab, bukan lagi menjadi suatu kendala karena ada SARIAYU Hijab Shampo solusinya.

Seorang muslimah yang bekerja di Jakarta sudah menjadi hal biasa. Namun, apa mau dikata jika muslimah seperti Saya harus ditugaskan ke peloksok nusantara? Tentunya Saya akan selalu menjawab dengan senyum sempurna. J
Luas perkebunan sawit yang dikunjungi bukan hanya 1 atau 2 hektar saja, tetapi ribuan hektar. Lantas, mampukah Saya sebagai muslimah hijaber menjalaninya? Ya, Saya mampu dan bahagia J
Jalan yang dilalui bukan aspal hitam atau kerikil mungil tapi tanah liat pekat yang mungkin kalau Saya berjalan, bisa membuat terjatuh dan terjepit di dalamnya. Lantas, harus kah Saya diantar kereta kencana dan berkeluh kesah pada Manager sawitnya? Saya rasa tidak perlu, karena Saya semangat menikmatinya dan tersenyum mensyukuri keadaanya J
Faktanya bahwa di tengah sawit tidak akan bisa meminta bala bantuan karena sinyal seluruh provider terpenjara di dalam kota. Lantas, akankah Saya mengibar-ngibarkan bendera putih? Jawabannya, tidak akan pernah karena Saya masih bisa meminta bala bantuan para pekerja sawit dengan cara menebarkan senyum sempurna J.
Hamparan sawit tak mampu menyerap sinar matahari dengan sempurna sehingga bisa jadi sinarnya langsung menusuk ke kulit. Tak khawatirkah hal itu akan merusak kulit tangan yang Saya punya? Tak perlu khawatir dengan urusan kulit. Hadapi saja dengan senyuman J karena Tuhan menciptakan segala sesuatu pasti ada manfaatnya, begitu juga SARIAYU  Eksotik Tanjung Body Lotion diciptakan untuk menjaga kulit saya dari sinar UV.
Luasnya hamparan sawit, teriknya matahari, panasnya suhu bumi dan lamanya aktivitas di tengah sawit, kemungkinan akan membuat kepanasan dan berkeringat. Akan kah saya melepas hijab untuk mengurangi rasa panas dan keringat berlebih? Melalui Hijab, tuhan telah melindungi leher saya dari sinar matahari dan Allahuakbar, hijab juga tidak membuat saya kepanasan dan keringat berlebih. Semua ini benar – benar harus disyukuri dengan cara memberikan senyuman sempurna J.
Selepas dari lapangan, mungkin wajah saya terhempas kotoran debu sehingga berdampak pada kusamnya wajah. Akankah Saya menutupi wajah dengan masker? SARIAYU sudah memberikan solusi membasmi wajah kusam dengan produk SARIAYU Putih Langsat Facial Foam dan SARIAYU  Penyegar Kenanga Refresing Aromatic, sehingga saya tidak perlu khawatir terhadap kusamnya wajah dan akan selalu tersenyum sempurna J.
Pekerjaan dan balutan hijab saya berakibat pada kurangnya interaksi dengan lawan jenis orang – orang kota. Lantas, Tak takut kah saya tidak bisa mendapatkan pasangan hidup orang kota? Tak selamanya saya di lapangan, ada waktunya saya pun berinteraksi dengan orang kota. Saya yakin bahwa pasangan hidup tidak akan tertukar dan pasangan hidup saya kelak merupakan cerminan dari diri saya. Cukup tersenyum J dan percaya pada Tuhan yang sudah mengatur segalanya.
Pekerjaan yang dijalani saat ini merupakan PASSION saya. Jadi, saya akan selalu tersenyum sempurna J, walaupun saya berhijab dan ditugaskan ke peloksok nusantara.
Para muslimah berhijab J,
ü  Mari untuk mengenakan hijab secara konsisten (istiqomah). Tak perlu ada yang dikhawatirkan dengan segala urusan duniawi. Tuhan telah menciptakan solusi dari semua kekhawatiran itu.
ü  Mari sama – sama memberikan inspirasi kepada para muslimah yang belum berhijab. Buktikan bahwa berhijab itu bukan penghalang untuk selalu tersenyum sempurna dan bukan penghalang untuk menggapai mimpi – mimpi nyata.

Ikhlas, sabar, dan syukur adalah kunci menjalaninya.
Tersenyum dan semangat adalah caranya.
Inilah PASSION pekerjaan Saya yang pada akhirnya akan membawa kepada mimpi - mimpi nyata.

SALAM

ADE WULAN

Kamis, 13 Oktober 2016

SHARING REKRUTMENT KPK IM11

Saya ingin berbagi terkait rekrutmen di KPK Indonesia Memanggil 11 (KPK.IM11.experd.com). Bagi yang ikutan rekrutmen ini hayooooo siapa aja....??? banyak kan ya??dari yang daftar 29rb an...yang lolos administrasi hanya 2.700 an termasuk saya J... (lupa angka pastinya),
Saat saya daftar online dulu kan lewat Experd.com... nah ini saya hati hati banget karena kan yang menyeleksi adalah sistem. Jadi kesalahan sedikit langsung di black list ...
Lanjut tes online...
Ini soalnya lumayan banyaaaak banget .. kaya psikotes aja...ada persamaan, deret aritmatik, hitungan dan lainnya... Alhamdulillahnya luluuuus
Lanjut tahap tes potensi.. saya kebagian tes potensi hari rabu bulan oktober 2016 di Universitas Indonesia.. pada tahap ini jangan lupa bawa perlengkapan semua yang harus di bawa... INGAT,,, siapkan fisik dan otak ya... karena soalnya banyaaaaak banget..semua tes psikotes masuk di tahap potensi ini ( mulai dari gambar pohon, gambar orang, gambar melanjutkan (yang 8 kotak itu loooh...tau kaan??) persamaan kata, deret aritmatik, tes koran, gambar yang dibolak balik di otak, 2 pilihan yang paling mirip dengan kepribadian diri, dan tak lupa tes pengetahuan umum.... haha,,, tembak tembak saja kalau ini...bener2 soal umum....

Jam 06.00 Pas Mau Tes Potensi di UI Depok (Oktober 2016)

Dari jam 7 pagi (on time loh panitia nya) sampai jam 12 siang....terus terusan peserta diguyur soal....hahaha kayanya di kepala ku ini kalau diliat pake senter udah berasap asap... ^-^
Udah lah ya,,,si aku pasrah saja...terima ya sukur .. kalau gagal memang bukan rezeki..;. Namun alhamdulillah nya lolos ke tahap selanjutnya yaitu tes assesment dan bahasa inggris...


Ini di tesnya di experd (kemang 89).. awal – awal jam 7 (on time) kami disuguhi soal bahasa inggris... W A W .... buat yang pinter bahasa inggris mah soalnya mudah banget...siswa SMP juga bisa.... (soalnya pilihan ganda) tentang struktur, written yang benar, sama soal cerita. Terus disuruh isi essay tentang kejadian2 diri selama ini...ada beberapa pertanyaaan...gampang lah ini... 

Lokasi Assesment Kemang 89

Cuma yang ga gampang itu LGD dan Interview... mereka TOP TOP si aku mah hanya remah remah ciki .. interview nya nyesel ga maksimal menjual kelebihan diri hehehe...  Assesment kali ini kurang maksimal..serasa ada yang ngegantung...tapi entahlah....Hanya Allah yang tau mana yang baik untuk Umatnya....


Deg deg an memang pas pengumuman tanggal 27 Oktober 2016... Alhamdulillah saya masuk... tak disangka sebelumnya karena memang saya merasa ada jawaban yang salah di soal bahasa inggris... Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah... seudah sejauh ini.

yang diambil hanya 1 orang,,,,loooh kenapa masih ada 6 orang kandidat di SP02??? hmmmm.... kirain sudah pasti lolos...ternyata masih harus berjuang... November ini saya MCU dan Tes wawancara...

Wawacara di gedung KPK dwi warna... bagi yang belum tau,,, saya kasih tau patokan lokasinya ya.... kalau yang biasa naik busway bisa turun di halte setia budi timur aini..jalan dikit nyebrang sungai..jadi deh.....
Eksis dulu brooo...buat kenang - kenangan


Tips buat teman2 untuk wawancara user,, kenali pejabat tinggi yang kelak akan menjadi pimpinan kalian... jangan sampai kaya saya,,, hahaha..padahal beliau terkenal tapi saya masih tanya "siapa" kepada beliau... (maluuu nya ga nahan)....

Pelajari tentang tugas dan tanggungjawab yang dilamar... sisanya wawancara pribadi dan pengalaman.

wawancaranya sekitar 40-90 menit... tapi tergantung deh..mungkin bisa kurang dan lebih... sekedar curhat... pewawancaranya ada yang kaku ada yang mengalir... saya jawabannya ngaler ngidul bikin pusing pewawancara hahaha... (*gagal fokus)..sampe sampe kepikiran semalaman "ko gitu banget ya jawabanku, kurang berbobot" ... hahahaa...pdahal besok MCU (tidur jadi kurang)

abis wawancara, besoknya langsung MCU di bidakara. buat yang belum tau lokasinya,, patokannya halte busway pancoran barat.. jalan lumayan jauh...naik grab bike nanggung deket...haha...saya serahkan ke masing masing lagi... tapi kl mau juga bisa turun di stasiun cawang, naik grab bike cuma 6rb aja.hihi...

saya datang kesitu jam 06.10.. sudah 23 orang ... W A W, pagi banget mamen...padahal disuruh datangnya jam 07.00... semakin cepet semakin bagus karena di check nya berdasarkan urutan kedatangan...

MCU nya mulai dari ukur BB, TB, truuus Rontgen, ambil darah di lekukan sikut, tes urin, tes pendengaran, makaaan deh ^-^ akhiiirnyaaaa...

abis makan nunggu 2 jam buat cek darah lagi di jari. tapi sambil nunggu bisa check dokter dan check tread mill...

Yang harus disiapkan : puasa, pakai kerudung langsungan saja yang polos tanpa manik, bawa manset, kaos kaki, jangan pakai perhiasan, saat treadmill jangan pegang/ngantongin hp atau lainnya, jangan pegang besinya. kalau saya kemarin pegangan karena takut jatuh (maklum katro ga pernah treadmill hihi), bersihkan telinga, bersihkan karang gigi, tambal yang berlubang (jika memungkinkan saja). Ini saran dari saya yang belum tau lolos MCU atau engga... hanya sekedar berbagi pengalaman dan kegalauan saja :)...

Dari datang jam 06.10 baru selesai pas jam 12.00... :) ...

Tanggal 15 Desember 2016. adalah hari dimana pengumuman itu dipajang.. dan alhasil saya harus terhenti...

hanya sekedar berbagi.... Mari tebarkan selalu manfaat bukan hanya pesona belaka,....

Selamat buat yang lolos dan jangan pernah sia - siakan itu karena diluar sana banyak yang berharap berada di posisi anda sekrang

Semangat memberantas KKN teman – teman......

Best regards,



Peserta KPK IM 11 (posisi SP02)



Sabtu, 05 Maret 2016

ALHAMDULILLAH aku masih HIDUP



Pagi mendung yang indah, ku sambut dengan senyum bahagia. Ku berjalan menyusuri gang pinang 3 dan sampailah di jalan raya Margonda Depok.

Di sebrang tengah sana terlihat banyak orang akan menyebrang. Lalu si Aku berusaha untuk mengejar supaya bisa bersama – sama...

Lantas apa yang terjadi?

Entah karena aku yang terburu – buru dan tak bisa nge rem lariku atau karena memang motor itu yang egois dan tak mampu untuk menghentikan motornya?

Kali pertama ku di tabrak motor dengan kecepatan tinggi.. BRUUUUUK!!!!
Melayang aku dan langsung berpikir...”beginikah rasanya ditabrak?”
GUBRAAAAK-à si aku terlentang di tengah jalan kurang lebih 2 meter dari asal ditabrak....
Teriaaaak orang disekitar memaksaku  terbangun karena takut di lindes mobil atau motor.
Yang kulihat motor yang nabrak aku berwarna hitam dengan jaket plat hijau...hey – hey – hey,,jangan langsung nebak kalau itu GOJEK ya...hahaha
Kejadian begitu cepat jadi ga tau yang nabrak itu motor apa, pakaiannya bagaimana bahkan plat motor sudah tak terlihat lagi karena motor terus berlari setelah menabrak ku....

Lalu????sang pengendara lain memberi tahu!
“dek, kalau mau nyebrang bareng – bareng, jangan sendiri aja. Istirahat dulu aja....!!””tegasnya padaku dan berusaha mengambilkan HP yang terpecah jatuh...

Tau ga??
Jam tangan, HP terpisah antara bateray, tutup dan badan lainnya... masing2 terhempas 1 meter...

 

Syukur alhamdulillah aku masih hidup beserta HP kecilku...

Hey guys ,,, alhamdulillah juga si Aku ga begitu sakit badannya..lantas ku coba mencari sandal karet sebelah kanan yang terbang entah kemana...

WOOOOW, itu sandal ternyata terlempar 5 meter di sebrang jalan...
Masih trauma sih untuk ambilnya...tapi,,,masa iya aku ke kantor pake sendal Cuma sebelah?

Hahahaha
Ku beranikan diri ambil sandalnya....dan dipake kemudian menuju stasiun Pondok Cina....
Sakitku hanya pas di sikut kiri dan lutut kiri...ku pikir ini hanya luka ringan jadi ngapain harus bolos kerja?

Dikereta ku meneteskan air mata.
Tak ada yang peluk aku saat itu, tak ada seorangpun...
Aku hanya merintih sakit perih dilutut ditengah himpitan kereta...

Sesampainya di kantor...,,
Aku terus menangis bukan karena sakit...tapi betapa sedihnya hidup sendiri tanpa MAMA dan BAPAK yang begitu sedih jika anaknya ada yang terluka...

Ingin ku cerita sama mereka tapi tak ada gunanya...yang ada malah membuat mereka sedih...


Tak kuat bengkaknya aku langsung ijin dari kantor dan pergi ke dokter....dan eng ing..dokter klinik Kimia Farma 352 hanya toel toel...iiiikh

BPJS bikin ilfeel...

Semoga saja ini luka hanya sementara dan akan baik – baik saja selamanya

ALHAMDULILLAH aku masih HIDUP (12 Februari 2016)

BAWA BATU ???


Ini bukan yang pertama melihat wanita rambut blow, putih, Ndut dan cerewet. Mungkin dia tak menyadarinya bahwa kita memang selalu naik kereta sama – sama di stasiun Pondok cina. Pagi ini tanggal 9 Februari 2016 aku bawa tas berat karena berisikan laptop. Lantas si Ndut itu menyinggungku bahwa “ ni orang ngapain bawa tas besar. Bawa apa aja? Batu kali ya?”. Tertawa dia setelah menyinggung ku... seolah – olah dia berbicara sudah paling benar.

Salah ku juga sih bawa tas begitu besar. Tapi apa daya, akhirnya ku disemprot sama si Ndut “mba, tas nya ke atasin aja, ini nahannya susah.”tandasnya.
“maaf mba, ini agak susah”
“usaha dong !!!, ga ada usaha mana bisa” ketusnya
Hmmm. Tak perlu membalasnya. Cukup Allah saja....akhirnya dengan usaha lebih dan sedikit menyusahkan orang lain, ku coba menaikan tas ku ke atas. Akhirnya bisa...
Lantas si Ndut ngedumel lagi..
“Ini siapa yang injak injak kaki gue”
Aduuuh itu nenek lampir lama2 pengen dijitak.... namanya juga di kereta ... ga sengaja mungkin..heuuuu...
Semoga si aku ga jadi kaya dia yang suka nyinggung orang.
Hey guys,,tau ga?itu tas kan udah dikeatasin..masiiih aja si Ndut bahas,,, “heran gue sama orang, ngapain bawa tas gede – gede gitu,,,bawa BATU kali ya??”
“hmmmm...”geram hatiku
“gue aja di tas Cuma bawa dompet dan hp,, makanya tas gue kempes...”
Pengen rasanya mengabadikan wajah si Ndut....tp ga perlu deh...malah jadi dendam seumur hidup..wkwkwkwk

The End (9 Februari 2016)

Minggu, 31 Januari 2016

Pemupukan MOP Kelapa Sawit

Hari/Tanggal  : Jumat, 01 Maret 2013
Divisi/Blok      : I/B32 dan B33
Kegiatan         : Observasi Gudang Pupuk, Penguntilan dan Pemupukan MOP


Gudang Pupuk
            Gudang pupuk divisi 1 sampai dengan divisi 6 tercentral di divisi 1. Pupuk yang ada di gudang pada saat itu adalah pupuk MOP dan pupuk Urea yang akan diaplikasikan di divisi I. Pupuk di gudang disusun per tir. 1 tir terdiri dari 20 sak atau sekitar 1 ton. Penyimpanan pupuk MOP dan urea terpisah dan dialasi dengan kayu. Terdapat  beberapa tumpukan yang tidak dialasi terlebih dahulu dengan kayu sehingga bersentuhan langsung dengan lantai gudang. Koordinasi mandor until dengan kepala gudang sangat penting untuk mengatur pupuk yang keluar dari gudang. Kepala gudang mengetahui jumlah pupuk yang dikeluarkan dari gudang dilihat dari jumlah tir yang berkurang dan juga hasi penimbangan berat neto dan bruto dari dumptruk untilan.


Penguntilan Pupuk
Penguntilan pupuk merupakan proses pemisahan 1 sak pupuk menjadi untilan dosis untuk 8 pokok. Setiap pagi (06.30) dilakukan lingkar pagi oleh mandor pupuk. Dalam lingkar pagi tersebut hanya dilakukan pembagian tugas pemupuk dan penguntil. Jumlah pekerja tergantung dari jumlah pupuk yang akan diuntil dan jumlah luasan yang akan dipupuk. Prestasi penguntil adalah 1,5 ton/Hk sedangkan pemupuk adalah 0,5 ton/Hk. Pukul 07.00 penguntil mulai menguntil pupuk MOP yang sudah dikeluarkan dari gedung pupuk. Dalam 1 bangunan terbuka disediakan untuk penguntilan 6 divisi namun pada saat tersebut penguntilan dilakukan hanya untuk divisi 1 saja.
Penguntilan pupuk yang dilakukan pada hari ini merupakan pupuk yang akan diaplikasikan untuk besok pagi, yakni di blok B35 (1,75 kg/pkk)  dan blok B36 (1,5 kg/pkk). Adanya perbedaan dosis pupuk MOP pada 2 blok ini menjadikan tempat dan pekerja penguntilan nya pun dibedakan.  Agar pekerja penguntil pupuk tidak bingung dalam jumlah untilan yang harus diuntil dan banyaknya pupuk peruntilannya maka disediakan papan informasi untuk tiap divisi mengenai jenis pupuk, blok, jumlah pupuk, dosis pupuk, dan jumlah untilan yang akan diuntil setiap harinya. Namun, yang terjadi dilapangan, papan informasi tersebut tidak terupdate secara baik (terakhir diupdate adalah 27 Februari 2013) Total pekerja penguntil pupuk pada hari tersebut adalah 11 orang perempuan. Alat pelindung diri yang digunakan adalah pakaian panjang, sepatu AP dan sarung tangan.
Penguntilan pupuk yang dosisnya 1,75 kg/pkk dilakukan dengan cara perkiraan, yakni 1 untilan tersebut sebanding dengan 1/3 dari 1 sak. Artinya 1 untilan mencapai 16-17 kg. Penguntilan pupuk yang dosisnya 1,5 kg/pkk dilakukan dengan menggunakan takaran pupuk MOP, yakni 1 untilan adalah 1 takar atau sekitar 12,5 kg. Dilihat dari proses penguntilan langsung dilapangan, jenis pupuk MOP yang digunakan terdapat 2 merk yakni Mahkota dan Meroke. Kedua merk hanya berbeda penampilan secara fisik namun menurut mandor penguntilan, keduanya memiliki fungsi yang sama, tidak ada perbedaan yang signifikan.
Pupuk yang sudah ditakar dimasukkan kedalam karung goni kosong kemudian diikat dengan plastik bekas pupuk. Selama penguntilan, mandor until tidak ditempat penguntilan melainkan memperhatikan pengangkutan pupuk digudang dan menyelesaikan administtrasi dengan kepala gudang di ruang kantor traksi. Sehingga pekerja penguntil kebingungan saat terjadi kesalahan koordinasi. Adapun contoh kasusnya sebagai berikut :
Pekerja pengangkut pupuk dari gudang ke bangunan penguntil menginstruksikan kepada penguntil bahwa pupuk MOP 1 sak tersebut harus di bagi 5 (10kg/until), namun penguntil yang melakukan untilan dengan menggunakan takaran hanya mendapatkan 4 untilan (12,5 kg/until). Pada saat tersebut mandor tidak ada dan pekerja juga mengalami kebingungan yang pada akhirnya mengurangi sedikit takaran (1 wadah tidak penuh takarannya) agar 1 sak menjadi 5 untilan tersebut terpenuhi.

Pemupukan MOP
Pupuk urea merupakan pupuk makro yang diberikan setiap 1 kali dalam 1 tahun. Dosis yang diberikan tergantung dari rekomendasi riset yang diambil dari hasil sensus Leaf Sampling Unit. Rekomendasi riset untuk pemupukan MOP tahun 2013 di blok B32 dan blok adalah 1,5 kg/pokok (2 untilan). Pada blok ini sudah teraplikasi janjangan kosong (JJK) sehingga untilan lebih sedikit.
Pemupukan ini diatur oleh 1 mandor dan dilakukan oleh 12 tim pemupuk, 1 tim terdiri dari 2 orang tenaga kerja perempuan. Selain itu terdapat 1 orang tenaga kerja laki – laki yang melangsir karung goni dan tali sisa pemupukan. Seluruh tenaga kerja pemupuk merupakan tenaga kerja SKU dengan target pemupukannya adalah 500 kg/Hk. Sehingga, jika sudah mencapai 500 kg/hk bisa langsung pulang tanpa harus menunggu jam pulang (selesai pukul 12.30).
Pupuk yang disebar kelapangan merupakan pupuk yang sudah diuntil (12 kg/until). Satu pasar panen hanya disebar 2 untilan. Saat penyebaran untilan dengan menggunakan truk terjadi sedikit hambatan yakni truk pengangkut untilan terpuruk. Namun hal ini tidak berlangsung lama karena ada bantuan traktor untuk menarik truk tersebut. Jika untilan pupuk yang diangkut ternyata bersisa maka disimpan ditengah collection untuk kemudian di sebarkan kembali di ancak terdekat (2 kali pemupukan). Perlengkapan yang digunakan oleh para pekerja untuk memupuk adalah tapuk dan takaran dosis. Tapuk merupakan wadah berlubang – lubang yang digunakan untuk menebar pupuk, ukuran diameter lubang tersebut sekitar 1-1,5 cm. Takaran dosis merupakan wadah berupa mangkok atau piring yang ukurannya sudah disesuaikan dengan dosis.
Pemupukan MOP dilakukan tidak seperti saat pemupukan urea. Pemupukan MOP harus menyelesaikan 1 blok terlebih dahulu baru mengerjakan blok yang lainnya. Masuknya pekerja pada setiap jalan rintis di instruksikan oleh mandor pupuk yang ada di jalan collection dengan menggunakan isyarat pluit. Saat pluit berbunyi, para pekerja mulai masuk ke jalan rintis untuk mengecer untilan (1 jalan rintis 1 tim). Tiap untilan diletakan pada pokok, ke-8, dan ke-16 (Pasar tengah). Proses penebaran pupuk dimulai dari pasar tengah dengan cara sebagai berikut :
1.      Pembagian tugas dalam 1 tim terdiri dari 2 orang, yakni :
a.      Orang pertama menggendong pupuk di pinggang dan menakar pupuk
b.      Orang kedua menebar pupuk di setiap pokok
2.      Orang pertama menakar pupuk yang ada di dalam untilan dengan menggunakan mangkok takaran
3.      Orang kedua menerima pupuk dengan menggunakan tapuk dari orang pertama
4.      Orang kedua memutar – mutar tapuk sambil berjalan mengelilingi pohon. Taburan pupuk urea dijatuhkan bervariasi. Ada yang dijatuhkan di piringan, ada juga yang dijatuhkan di luar piringan.
Untuk mempercepat pekerjaan, sebagian pekerja ada yang tidak mengikuti peraturan dari mandornya, misalnya sebagai berikut :
1.      Sebelum pluit dibunyikan ada yang sudah memulai memupuk duluan sehingga mulainya pemupukan tidak serentak.
2.      satu pasar rintis hanya 1 orang
3.      Pupuk tidak diecer terlebih dahulu di pokok ke-8 dan pokok ke-16 , tetapi pemupukan langsung dari collection ke pasar tengah
4.      Dua untilan pupuk dijadikan 1 karung goni
5.      Tidak menggunakan tapuk untuk menebar pupuk, tetapi langsung menggunakan mangkuk takaran dosis.
6.      Terjadi 2 kali pemupukan akibat kurang koordinasi tim.
7.      Pemupukan tidak beraturan, pasar rintis di pupuk.

Dilihat dari hasilnya, penebaran pupuk dengan menggunakan tapuk lebih rata dibandingkan dengan menggunakan takaran dosis. Jika selesai menebar pupuk, karung goni bekas untilan diletakan di jalan collection untuk kemudian dikumpulkan dan dibereskan oleh pelangsir karung goni, kemudian diangkut ke gudang pupuk.

Pemupukan Urea dan By Product Kelapa Sawit

Hari/Tanggal  : Kamis, 28 Februari 2013
Divisi/Blok      : I/D34, D35, B33
Kegiatan         : Observasi Pemupukan Urea dan By Product

Jenis tanah di blok D34 dan D35 sebelumnya adalah tanah gambut namun sekarang termasuk lowland. Hal ini terlihat dari banyaknya bentuk batang pohon yang melengkung/doyong pada bagian bawah. Sebagian luas Blok D34 terdapat flatbath (By product cair dari PKS) sekitar 8 Ha. Sehingga pada saat itu tidak dilakukan pemupukan pada luasan yang terdapat flatbathnya.

Pemupukan dengan Urea
            Pupuk urea merupakan pupuk makro yang diberikan setiap 2 kali dalam 1 tahun. Dosis yang diberikan tergantung dari rekomendasi riset yang diambil dari hasil sensus Leaf Sampling Unit. Rekomendasi riset untuk pemupukan Urea tahun 2013 di Blok D34 dan Blok D 35 adalah 1,25 kg/pokok.
            Pemupukan ini diatur oleh 2 mandor (di pasar tengah dan jalan collection) serta dilakukan oleh 11 tim pemupuk, 1 tim terdiri dari 2 orang tenaga kerja perempuan. Selain itu terdapat 2 orang tenaga kerja laki – laki yang melangsir karung goni dan tali sisa pemupukan. Seluruh tenaga kerja pemupuk merupakan tenaga kerja SKU dengan target pemupukannya adalah 500 kg/Hk. Sehingga, jika sudah mencapai 500 kg/hk bisa langsung pulang tanpa harus menunggu jam pulang (selesai pukul 12.30).
            Pupuk yang akan dibawa kelapangan harus dilakukan penguntilan terlebih dahulu di pagi hari. 1 untilan di isi untuk dosis 8 pokok yakni 10 kg untuk dosis 1,25 kg/pokok. Pukul 07.24 sudah di angkut ke dalam dumptruk kemudian truk tersebut melakukan pengisian solar. Pukul 07.30 siap disebar ke lapangan. Cara Penyebaran untilan tersebut yakni untuk Blok D35 terdiri dari 4 untilan pupuk, sedangkan di Blok D34 terdiri dari 1-2 untilan per 1  jalan rintis disepanjang jalan collection.
            Perlengkapan yang digunakan oleh para pekerja untuk memupuk adalah tapuk dan takaran dosis. Tapuk merupakan wadah berlubang – lubang yang digunakan untuk menebar pupuk, ukuran diameter lubang tersebut sekitar 1-1,5 cm. Takaran dosis merupakan wadah berupa mangkok atau piring yang ukurannya sudah disesuaikan dengan dosis. Pemupukan dilakukan ½ Blok D34 dan ½ Blok D35 pada 1 jalan collection. Masuknya pekerja pada setiap jalan rintis di instruksikan oleh mandor pupuk yang ada di jalan collection dengan menggunakan isyarat pluit. Saat pluit berbunyi, para pekerja mulai masuk ke jalan rintis untuk mengecer untilan (1 jalan rintis 1 tim). Tiap untilan diletakan pada pokok ke-4, ke-8, ke-12 dan ke-16 (Pasar tengah). Proses penebaran pupuk dimulai dari pasar tengah dengan cara sebagai berikut :
1.      Pembagian tugas dalam 1 tim terdiri dari 2 orang, yakni :
a.      Orang pertama menggendong pupuk di pinggang dan menakar pupuk
b.      Orang kedua menebar pupuk di setiap pokok
2.      Orang pertama menakar pupuk yang ada di dalam untilan dengan menggunakan mangkok takaran
3.      Orang kedua menerima pupuk dengan menggunakan tapuk dari orang pertama
4.      Orang kedua memutar – mutar tapuk sambil berjalan mengelilingi pohon. Taburan pupuk urea dijatuhkan bervariasi. Ada yang dijatuhkan di piringan, ada juga yang dijatuhkan di luar piringan.
Untuk mempercepat pekerjaan, sebagian pekerja ada yang tidak menggunakan tapuk untuk menebar pupuk, tetapi langsung menggunakan mangkuk takaran dosis. Dilihat dari hasilnya, penebaran pupuk dengan menggunakan tapuk lebih rata dibandingkan dengan menggunakan takaran dosis. Jika selesai menebar pupuk, karung goni bekas untilan diletakan di jalan collection untuk kemudian dikumpulkan dan dibereskan oleh pelangsir karung goni, kemudian diangkut ke gudang pupuk.
           

Pemupukan dengan Effluent
            Effluent merupakan by product berwujud cair yang berasal dari pabrik pengolahan kelapa sawit. Effluent ini  tersedia di dalam flatbath yang letaknya di gawangan mati. Blok D34 terdapat 8 Ha (sekitar 810 pokok) yang mengaplikasikan effluent. Penanggung jawab dan kontroling pemupukan by product dengan effluent seluruhnya oleh divisi 6. Mandor pupuk selalu mengingatkan agar pokok yang sudah terbangun flatbath tidak perlu di pupuk urea lagi.

Pemupukan dengan Janjangan Kosong
            Observasi pemupukan dengan janjangan kosong (JJK) dilakukan di Blok B33. Rotasi pengaplikasiannya adalah setiap 1 tahun sekali. Hal ini dimaksudkan karena dalam jangka waktu 1 tahun, JJK tersebut sebagian besar sudah mengalami pelapukan. Pokok sawit yang sudah diberikan JJK tidak memerlukan dosis pokok urea yang sama dengan pokok sawit yang tidak diberikan JJK. Perbandingannya sekitar 6:10 (0,75kg/pokok : 1,25 kg/pokok).
            Mandor JJK merupakan mandor yang melakukan pengawasan dalam pengaplikasian JJK ke lapangan. Pekerja yang melakukan pengaplikasan merupakan pekerja BHL (Buruh harian lepas) laki – laki dan perempuan. Pada saat tersebut, pekerjanya terdiri dari 4 orang. Prestasi pekerja dilihat dari banyaknya jumlah titik pengaplikasian JJK. Alat yang digunakan adalah angkong dan gancu. Sistem koordinasinya yaitu ketika dump truk dari PKS berisi JJK tiba di ancak, mandor menerima dan menghitung jumlah titik yang mungkin teraplikasikan dari 1 dumptruk tersebut kemudian, jumlah titik terebut diletakkan di tumpukan JJK yang diturunkan dari dumptruk. Oleh karena itu, Para BHL yang akan bekerja sudah mengerti dari tanda tersebut
Aplikasi janjangan kosong ini diletakkan diantara pokok sawit dalam 1 baris dengan aturan sebagai berikut :
1.      Peletakkannya tidak bertumpuk (1 tumpukan)
2.      Tidak diletakkan di piringan
3.      Tidak mengahalangi pasar rintis
4.      1 titik terdiri dari 275 kg JJK dan 200 kg solid

Pengaplikasian by product berupa solid dilakukan setelah JJK teraplikasikan semua. Untuk 275 kg JJK diperlukan 3 trip angkong oleh pekerja atau sekitar 50-60 JJK. Pekerja bisa menyelesaikan pekerjaan 3 truk JJK / hari (05.30 – 18.30) atau sekitar 27 ton (98 titik).

Semprot Gulma Kelapa Sawit

Hari/Tanggal  : Kamis, 7 Maret 2013
Divisi/Blok      : I/C33 dan C34
Kegiatan         : Observasi Semprot Gawangan

Semprot gawangan merupakan salah satu pengendalian gulma yang ada di gawangan. Target gulma yang disemprot adalah anak kayu dan pakis. Rotasi semprot gawangan adalah 2 rotasi dalam setahun. Semprot gawangan dilakukan pada blok yang sudah dilakukan semprot piringan dan BTP. Semprot gawangan ini tidak dilakukan 100% pada blok, tetapi hanya sekitar 35% saja (6-8 hektar). Penentuan 35% yang akan disemprot di tentukan oleh mandor berdasarkan hasil pemeriksaan kerani keliling yang sudah melakukan survey. Tenaga kerja semprot gawangan menggunakan tenaga kerja divisi masing – masing, dan truk airyang digunakan adalah truk air pemadam kebakaran. Tim semprot gawangan untuk divisi 1 terdiri dari 1 orang mandor, 7 orang penyemprot perempuan yang sudah memiliki sertifikat, 1 truk semprot dan 1 orang sopir dengan prestasi penyemprotannya adalah 2 Ha/Hk.

            Alat – alat yang dibutuhkan oleh penyemprot diantaranya knapsack 15 liter, alat semprotnya jenis solo dan nozzle nya berwarna biru (VLV 100). Sistem kerja penyemprot jenis solo adalah cairan herbisida keluar karena adanya pompa dari tuas di sebelah kiri kemudian keluar dan di sebar dengan nozzle. Pukul 07.30, mandor, truk dan penyemprot langsung berkumpul di ancak untuk persiapan APD, pengisian air, pencampuran herbisida dan pemeriksaan alat.
APD yang digunakan oleh penyemprot, diantaranya : pakaian semprot atau pakaian panjang, sepatu AP, plastik yang diikatkan dipinggang, penutup kepala menggunakan kain dan terdapat 1 orang yang menggunakan baju lengan pendek.


            Bahan yang digunakan untuk penyemprotan adalah herbisida garlon (C33) dan gramoxone (C34). Perbandingan pencampuran herbisida garlon adalah 12 cc garlon dicampur ke dalam 15000 cc air. 12 cc garlon tersebut sebelumnya sudah dicampur dulu dengan air di gudang dengan perbandingan 1:5 (1 liter racun dalam 5 liter air). Sedangkan untuk perbandingan campuran herbisida gramoxone adalah 35 cc gramoxone dicampur ke dalam 15000 cc air. 35 cc gramoxone tersebut sudah dicampur dulu dengan air di gudang dengan perbandingan 1:1.
Mekanik alat semprot tidak tersedia sehingga perbaikan alat semprot dilakukan oleh mandor sesaat sebelum dilakukan penyemprotan. Knapsack pengisian dan pencampuran herbisida oleh penyemprotnya masing – masing sampai penuh 1 knapsack. Cara pencampurannya yakni isi air terlebih dahulu ke dalam knpasack sampai ¾ nya kemudian masukkan racun kedalamnya dengan menggunakan takaran yang terbuat dari potongan botol air mineral, setelah itu isi air hingga penuh.
Cara menggunakan jenis semprot ini adalah mula – mula dilakukan pemompaan dengan bantuas tuas tangan, setelah itu tekan katup yang ada pada tangkai. Penyemprotan yang dilakukan oleh penyemprot tidak berebeda dengan yang dilakukan penyemprot piringan yakni tangkai digerakan ke kanan dan ke kiri sambil berjalan. Dalam perjalanan terkadang terjadi penyumbatan pada nozzle yang kemudian memperbaikinya sendiri dengan menggunakan benda runcing yang ditemukan dilapangan. Menurut penyemprot, penyumbatan ini terjadi karena adanya benda asing yang masuk ke knapsack saat pengisian air dari tanki. Walaupun knapsact sudah tersedia saringannya,  namun saringan tersebut kasar (terlalu lebar lubang saringannya).

Dilihat dari kapasitas knapsack yang hanya 0,25 Ha/knapsack maka penyemprotan hanya dilakukan sampai dengan pasar tengah kemudian penyemprot kembali dengan keadaan knapsack kosong. Oleh karena itu, untuk mengefektifkan waktu penyemprotan, mandor mengatur penyemprotan dalam 1 jalan collection, penyemprotan dilakukan pada 2 blok namun hanya sampai pasar tengah saja, sisa pasar dilanjutkan pada collection yang sebelahnya. Untuk melihat hasilnya, dapat dilakukan pengecekan pada sore hari terlihat layu dan 1 minggu kemudian akan kering.